Bioreaktor kultur sel dengan pengadukan untuk pabrik farmasi

Bioreaktor kultur sel menyediakan lingkungan pertumbuhan sel melalui pengendalian presisi terhadap suhu, pH, oksigen terlarut, kecepatan pengadukan, penggantian medium, dan parameter kunci lainnya untuk memastikan efisiensi dan stabilitas kultur sel.

Deskripsi

Bioreaktor Kultur Sel

Fitur

  • Mode pengadukan fleksibel dan dapat dipilih:Dilengkapi dengan sistem pengadukan mekanis atas atau sistem pengadukan kopling magnetik, Anda dapat memilih mode pengadukan yang sesuai sesuai dengan kebutuhan jenis sel yang berbeda. Pengaduk umum meliputi pengaduk keranjang, pengaduk turbin, dan pengaduk bilah miring, dll., yang memastikan pencampuran cairan yang merata dan mempercepat pertukaran gas dan bahan.
  • Sistem kontrol komprehensif:Dilengkapi dengan parameter kontrol ganda, termasuk suhu, kecepatan pengadukan, pH, konsentrasi oksigen terlarut, penghilang busa, pengisian ulang, laju aliran gas, dll., yang dapat mengatur kondisi lingkungan di dalam reaktor secara akurat dan menyediakan kondisi yang diperlukan untuk pertumbuhan sel.
  • Desain yang disesuaikan:Reaktor dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan produksi yang berbeda, cocok untuk budidaya sel skala besar. Reaktor ini juga mendukung input gas ganda, seperti udara, oksigen, nitrogen, karbon dioksida, dll., yang dapat disesuaikan secara fleksibel sesuai dengan tahap berbeda dalam proses budidaya.
  • Sistem penghilang busa yang efisien:Dilengkapi dengan sistem penghilang busa otomatis, yang mendeteksi dan mengontrol jumlah busa di dalam reaktor secara real-time, menghindari busa mengganggu pertumbuhan sel dan menghemat penggunaan penghilang busa, menjaga lingkungan kultur tetap bersih dan stabil.
  • Antarmuka kontrol cerdas:Antarmuka operasi sederhana dan mudah dipahami, dilengkapi dengan pengambilan data real-time, tampilan kurva, pembangkitan laporan, dan fungsi lainnya. Pengguna dapat dengan mudah memantau dan menyesuaikan parameter melalui layar sentuh. Sistem ini mendukung operasi jarak jauh dan penyimpanan data untuk memastikan operasi yang nyaman dan jejak data jangka panjang.

Prinsip Kerja

  1. Prinsip Pengadukan:Berbagai jenis pengaduk, seperti pengaduk tipe kandang, tipe turbin, atau tipe bilah miring, digunakan untuk mengontrol aliran fluida di dalam reaktor. Tujuan pengadukan adalah untuk meningkatkan transfer gas, seperti pelarutan oksigen, dan memperbaiki pencampuran homogen zat-zat. Metode pengadukan yang berbeda dapat disesuaikan dengan sensitivitas sel terhadap gaya geser, sehingga menjamin tingkat kelangsungan hidup sel yang tinggi.
  2. Kombinasi pengadukan mekanis dan pengadukan kopling magnetik secara efektif mengurangi kerusakan sel akibat gaya geser, sekaligus menyediakan area antarmuka gas-cair yang cukup untuk mempromosikan transfer oksigen.
  3. Pengendalian suhu dan pH:Dengan sistem pengendalian suhu bawaan, bioreaktor kultur sel dapat mengatur suhu kultur secara akurat untuk memastikan suhu tidak mempengaruhi pertumbuhan dan metabolisme sel secara negatif. Pengendalian pH menjaga keseimbangan asam-basa medium kultur melalui deteksi dan penyesuaian otomatis untuk menghindari stres sel akibat perubahan lingkungan.
  4. Pengendalian oksigen terlarut:Oksigen terlarut merupakan salah satu parameter kunci dalam kultur sel. Reaktor memastikan konsentrasi oksigen terlarut dalam larutan kultur tetap dalam rentang yang diinginkan dengan mengontrol faktor-faktor seperti laju aliran oksigen dan laju pengadukan. Hal ini dapat diwujudkan melalui sistem kontrol aliran gas, termasuk udara, oksigen, dll., dan sensor oksigen terlarut online.
  5. Mekanisme Penghilang Busa:Reaktor dilengkapi dengan sistem pengendalian pembusaan otomatis yang dapat memantau dan mengatur pembentukan busa secara real-time. Melalui penggunaan pompa peristaltik dan sistem penambahan defoamer otomatis, dapat menghindari gangguan busa pada pertumbuhan sel dan operasi lain di dalam reaktor, untuk melindungi stabilitas lingkungan pertumbuhan sel.
  6. Pengendalian penambahan media:Sistem penambahan media akan secara otomatis menambahkan media sesuai dengan konsumsi nutrisi selama proses kultur untuk memastikan sel mendapatkan nutrisi yang cukup selama seluruh proses kultur dan mendorong pertumbuhan yang efisien.

Area Aplikasi

  • Biopharmaceutical:Reaktor biokultur sel memiliki aplikasi yang luas di industri biopharmaceutical, menyediakan lingkungan biokultur sel yang efisien selama proses produksi sel antibodi monoklonal, vaksin, dan sebagainya.
  • Terapi sel:Di bidang terapi sel, bioreaktor kultur sel digunakan untuk mengkultur sel punca, sel imun, dan sebagainya untuk pengobatan klinis seperti imunoterapi kanker, terapi gen, dan sebagainya.
  • Produksi fermentasi skala besar:Dalam fermentasi industri, bioreaktor kultur sel dapat digunakan untuk kultur mikroba dan produksi metabolit, dan dalam kasus di mana kultur kepadatan tinggi diperlukan, bioreaktor kultur sel mampu memenuhi kebutuhan produksi skala besar.
  • Industri makanan dan minuman:Bioreaktor kultur sel juga dapat digunakan untuk budidaya mikroba dalam industri makanan, seperti produksi makanan fermentasi, ragi, dan sebagainya. Selama proses fermentasi, bioreaktor ini dapat menyediakan lingkungan yang baik untuk memastikan konsistensi dan kualitas tinggi produk.
  • Pertanian dan perlindungan lingkungan:Dalam pertanian, bioreaktor kultur sel dapat digunakan untuk produksi pupuk mikroba, hormon tumbuhan, dan optimalisasi lingkungan pertumbuhan tanaman. Dalam perlindungan lingkungan, bioreaktor kultur sel dapat digunakan dalam pengolahan air dan bidang lain, menggunakan mikroorganisme untuk mendekomposisi zat berbahaya.