Ringkasan Stasiun Kerja Anaerobik Hipoksia
Stasiun kerja hipoksia anaerobik memenuhi kebutuhan mikroorganisme standar nasional sepertiShigella, Campylobacter jejuni, Clostridium perfringens, Clostridium botulinum, dan Lactobacillusdalam lingkungan suhu dan gas yang berbeda. Stasiun kerja ini banyak digunakan dalam penelitian ilmiah, uji klinis, dan uji industri.
Fitur Utama
- Pengendalian konsentrasi oksigen yang presisi: Dilengkapi dengan sensor yang sangat sensitif, pemantauan real-time, dan penyesuaian otomatis, meniru kondisi oksigen rendah.
- Pengaturan konsentrasi CO₂: Pencampuran gas yang presisi, mengoptimalkan lingkungan pernapasan seluler untuk pertumbuhan yang sehat.
- Pengelolaan kelembapan cerdas: Kontrol kelembapan otomatis sepenuhnya untuk mencegah kultur menjadi kering atau terlalu basah.
- Mode operasi beragam: Mendukung operasi tanpa sarung tangan dan mode sarung tangan tradisional untuk fleksibilitas dan keamanan.
- Peralihan lingkungan multi-mode: Beralih secara fleksibel antara mode anaerobik dan konsentrasi oksigen rendah sesuai kebutuhan.
- Filtrasi bersih ber efisiensi tinggi: Perangkat HEPA opsional untuk mencegah polutan eksternal.
- Desain sarung tangan ganda: Dilengkapi dengan dua sarung tangan untuk operasi dua tangan yang efisien.
Kondisi Kerja
- Tenaga: 220V, 50/60Hz, 4A
- Lingkungan: Suhu lingkungan 25°C, kelembapan <90%
Keunggulan
- Stabilitas lingkungan yang tinggi: Sistem regulasi gas dan katalitik canggih memastikan lingkungan anaerobik/rendah oksigen yang stabil dalam jangka panjang.
- Keterapan luas: Cocok untuk berbagai mikroorganisme, termasuk patogen klinis dan strain fermentasi industri.
- Operasi aman dan efisien: Sistem tanpa selongsong mengurangi risiko kebocoran, meningkatkan keamanan dan fleksibilitas.
- Hemat energi dan ramah lingkungan: Pengendalian gas dan kelembapan yang cerdas mengurangi konsumsi dan meningkatkan efisiensi.
Prinsip Kerja
- Penggantian gas: Pompa vakum menghilangkan udara, kemudian menyuntikkan nitrogen, hidrogen, dan karbon dioksida sesuai kebutuhan untuk cepat menciptakan lingkungan yang diinginkan.
- Deoksigenasi katalitik: Hidrogen bereaksi dengan oksigen sisa di bawah katalis, menghasilkan air dan mengurangi oksigen lebih lanjut.
- Pengendalian kelembapan otomatis: Sensor kelembapan bawaan dan perangkat untuk deteksi dan penyesuaian secara real-time.
- Umpan balik konsentrasi gas: Sensor memantau konsentrasi secara terus-menerus; sistem kontrol menyesuaikan campuran secara dinamis untuk stabilitas.
Bidang Aplikasi
- Penelitian dasar mikrobiologi: Mendukung kultur, isolasi, uji metabolisme, dan uji sensitivitas antibiotik berbagai mikroorganisme.
- Deteksi patogen klinis: Menumbuhkan patogen manusia untuk diagnosis yang andal.
- Biopharmaceutical dan fermentasi: Mengoptimalkan pertumbuhan strain fermentasi, meningkatkan hasil dan kualitas obat serta produk.
- Pengujian keamanan pangan: Menumbuhkan bakteri anaerobik dan mikroaerobik berbahaya untuk memastikan higiene pangan.
- Mikrobiologi lingkungan: Mensimulasikan ekosistem dengan oksigen rendah untuk mempelajari ekologi mikroba di tanah, air, dll.