Prinsip Kerja
Bioreaktor Airlift menggunakan mekanisme transfer oksigen antar muka non-gelembung untuk pencampuran gas-cair melalui sirkulasi aliran udara. Mekanisme ini tidak hanya memberikan efisiensi transfer oksigen yang tinggi, tetapi juga menghindari kerusakan sel yang disebabkan oleh tegangan permukaan gelembung dan gaya geser tinggi dari pengaduk paddle pada bioreaktor konvensional. Aliran gas melalui tangki kerucut terbalik yang terpotong menciptakan antarmuka gas-cair yang stabil, memastikan pencampuran homogen cairan. Laju gesernya biasanya kurang dari 20 per detik, yang cocok untuk sel yang sensitif terhadap geseran, seperti sel hewan atau kultur sel tumbuhan.