UV transilluminator untuk elektroforesis gel asam nukleat

UV transilluminator adalah alat laboratorium profesional yang digunakan untuk pemindaian dan pemrosesan molekul biologis, yang secara luas digunakan dalam pengamatan hasil elektroforesis DNA, RNA, dan asam nukleat lainnya, serta operasi pemotongan gel.

Deskripsi
Transiluminator UV menggunakan sinar ultraviolet dengan panjang gelombang tertentu untuk menerangi gel, sehingga asam nukleat yang ditandai dengan pewarna akan berfluoresensi, menampilkan distribusi band dengan jelas, memudahkan peneliti untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memotong fragmen yang diinginkan.

Fitur UV Transilluminator

  1. Desain layar pelindung yang dapat disesuaikan: dilengkapi dengan pelindung UV yang sangat transparan, yang dapat dibuka dan ditutup pada berbagai sudut untuk memastikan bidang pengamatan yang jelas dan perlindungan efektif terhadap kerusakan UV.
  2. Platform kaca filter berkualitas tinggi: meja kerja menggunakan bahan kaca filter UV, yang dapat secara efektif mentransmisikan panjang gelombang UV tertentu, seperti 302nm atau 365nm, menyaring cahaya yang tidak diinginkan, dan meningkatkan kualitas gambar.
  3. Lampu UV kuarsa: dilengkapi dengan lampu UV kuarsa tahan panas dan berumur panjang, memberikan efek penyinaran UV yang merata dan stabil, cocok untuk pengamatan jangka panjang dan pemotongan lem.
  4. Struktur kompak, operasi yang nyaman: tata letak keseluruhan rasional, ringan, dan fleksibel, mudah ditempatkan di area kerja elektroforesis.
  5. Cocok untuk pengamatan hasil elektroforesis gel asam nukleat dan operasi pemotongan.

Keunggulan

  1. Pencitraan yang jelas dan mudah dikenali: Intensitas sinyal fluoresensi tinggi di bawah eksitasi UV, batas band yang jelas, memudahkan identifikasi band target.
  2. Penempatan yang presisi saat pemotongan gel: Pemotongan gel dilakukan langsung melalui jendela pengamatan langsung, menghindari pergeseran band atau pemotongan yang salah.
  3. Kompatibilitas pewarna yang luas: kompatibel dengan pewarna asam nukleat yang umum digunakan, seperti EB, SYBR Green, GelRed, dll., cocok untuk berbagai kondisi eksperimental.
  4. Meningkatkan keamanan eksperimen: bahan layar pelindung untuk memblokir sebagian besar radiasi UV, mengurangi risiko cedera mata dan kulit.
  5. Biaya perawatan rendah: Lampu kuarsa tahan lama dan tahan terhadap penuaan, mengurangi frekuensi penggantian, sehingga mengurangi biaya operasional laboratorium.

Prinsip Kerja

UV Transilluminator bekerja berdasarkan prinsip eksitasi dan emisi fluoresensi. Ketika strip DNA yang tertanam pewarna fluoresensi dalam gel setelah elektroforesis terpapar cahaya UV, biasanya pada 302nm atau 365nm, molekul pewarna terangsang ke keadaan terangsang dan memancarkan fluoresensi saat kembali ke keadaan dasar dengan cepat, yang dapat dideteksi oleh mata manusia atau peralatan imaging. Alat ini menyediakan irradiasi UV arah melalui platform penyaringan khusus, dan dilengkapi dengan layar pelindung yang sangat transparan untuk memungkinkan pengamatan yang jelas sambil memastikan keselamatan pengguna.

Area Aplikasi

  1. Penelitian biologi molekuler: untuk analisis produk PCR, identifikasi bagian enzim restriksi, kloning DNA, dan eksperimen dasar lainnya.
  2. Rekayasa genetika: pemisahan elektroforesis dan pemotongan fragmen DNA target dalam proses kloning dan konstruksi gen.
  3. Pengujian medis dan diagnosis genetik: dengan ekstraksi asam nukleat dan deteksi PCR untuk identifikasi patogen, skrining mutasi gen, dan sebagainya.
  4. Medis forensik: pengujian keayahandaan, analisis band STR, pembacaan sidik jari DNA, dan sebagainya.
  5. Pendidikan dan pelatihan penelitian ilmiah: perguruan tinggi dan lembaga penelitian ilmiah untuk pengajaran eksperimen elektroforesis, demonstrasi, dan praktik mahasiswa.
Parameter Teknis
Transiluminator UV untuk elektroforesis gel asam nukleat
Model E20
Area transmisi 200x150mm
Sumber cahaya UV yang ditransmisikan Panjang gelombang 302 nm
Daya Lampu UV 8W
Dimensi 325x265x150 mm
Berat 4,6 kg