Transiluminator cahaya biru untuk pengamatan band DNA

Transiluminator cahaya biru menggunakan cahaya biru visible dengan panjang gelombang yang sesuai sebagai sumber cahaya eksitasi, menggantikan cahaya ultraviolet tradisional, bersama dengan pewarna fluoresen hijau non-toksik, memungkinkan pengamatan dan lokalisasi band elektroforesis dengan sensitivitas tinggi.

Deskripsi
Transiluminator cahaya biru ini memiliki desain yang kompak dan portabel, mudah dioperasikan, dan banyak digunakan di laboratorium ilmu kehidupan untuk analisis elektroforesis dan pemotongan gel, yang tidak hanya memastikan keamanan eksperimen, tetapi juga meningkatkan efisiensi eksperimen.

Fitur Transiluminator Cahaya Biru

  1. Desain kompak dan portabel: menggunakan cangkang cetakan bertekanan tinggi, ukuran kompak dan berat ringan, mudah dipindahkan dan digunakan di antara meja eksperimen yang berbeda.
  2. Sumber cahaya aman dan ramah lingkungan: menggunakan LED biru sebagai sumber cahaya eksitasi, menghilangkan risiko kesehatan yang terkait dengan radiasi UV, sekaligus kompatibel dengan berbagai pewarna fluoresen aman, menghilangkan toksisitas pewarna EB tradisional.
  3. Sensitivitas ultra-tinggi: Dapat mendeteksi DNA sebanyak 0,5 ng, fragmen 1000 bp, memastikan pengamatan yang akurat pada sampel jejak.
  4. Umur sumber cahaya yang tahan lama: Lampu LED dengan umur pakai hingga 50.000 jam, mengurangi frekuensi penggantian, dan mengurangi biaya penggunaan.
  5. Cahaya bawah yang merata: Desain sumber cahaya bawah inovatif, mengurangi cahaya tersebar di sisi yang mengganggu pemotretan, sehingga pemotretan strip menjadi lebih jelas dan tajam.
  6. Kontrol sentuh yang ramah pengguna: tombol sensor sentuh, bahkan saat mengenakan sarung tangan pun dapat dioperasikan dengan mudah. Tiga tingkat penyesuaian kecerahan untuk memenuhi kebutuhan pengamatan yang berbeda, dilengkapi dengan fungsi mati otomatis setelah waktu tertentu, hemat energi dan aman.
  7. Desain filter oranye: filter dapat dipasang secara fleksibel pada sudut mana pun, tidak perlu menggunakan kacamata pelindung untuk pengamatan yang aman, praktis untuk memotong lem dan mengambil foto.
  8. Kompatibilitas pewarna yang luas: mendukung berbagai pewarna hijau non-toksik dan pewarna fluoresen tradisional, termasuk GeneGreen, GelRed, SYBR Green I, Goldview, seri SYPRO, eGFP, FITC, dll., untuk menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan eksperimental.
  9. Kompatibilitas sistem yang kuat: Integrasi yang mulus dengan sistem pencitraan gel yang ada, memudahkan pencitraan foto dan analisis data selanjutnya.
  10. Digunakan untuk mengamati band DNA yang terpisah setelah elektroforesis.

Keunggulan

  1. Sehat dan aman, ramah lingkungan dan hemat energi: sepenuhnya menghilangkan bahaya pewarna UV dan EB, untuk melindungi keselamatan personel laboratorium.
  2. Sensitivitas yang unggul: batas deteksi DNA yang lebih rendah, memastikan visualisasi sampel dengan sinyal lemah, meningkatkan tingkat keberhasilan eksperimen.
  3. Mudah dioperasikan: Desain sentuh dan pengaturan kecerahan bertahap, sehingga alat dapat beradaptasi dengan lingkungan eksperimen yang berbeda dan kebiasaan pengguna.
  4. Biaya perawatan rendah: sumber cahaya LED berumur panjang, mengurangi frekuensi penggantian dan biaya perawatan.
  5. Keterapan yang kuat: kompatibel dengan berbagai pewarna dan peralatan yang ada, cocok untuk berbagai skenario laboratorium biologi molekuler.

Prinsip Kerja

Transiluminator Cahaya Biru menggunakan sumber cahaya LED biru dengan panjang gelombang sekitar 470 nm untuk mengaktifkan pewarna fluoresen yang tertanam dalam gel asam nukleat atau protein, yang memancarkan fluoresensi pada panjang gelombang spesifik, biasanya hijau atau oranye, setelah diaktifkan oleh cahaya biru. Emisi cahaya biru yang merata di bagian bawah instrumen menghindari gangguan cahaya tersebar, dan dikombinasikan dengan filter oranye, secara efektif memblokir cahaya pemicu sehingga pengamat dapat melihat dengan jelas band DNA atau protein yang bercahaya di dalam gel. Prinsip ini tidak hanya memastikan kejernihan pengamatan, tetapi juga meningkatkan keamanan operasional dengan menghindari penggunaan cahaya UV.

Bidang Aplikasi

  1. Penelitian biologi molekuler: deteksi produk PCR, verifikasi kloning gen, analisis mutasi, dll.
  2. Genomika dan genetika: analisis polimorfisme, genotiping, dan penelitian tingkat ekspresi.
  3. Pengujian medis klinis: deteksi asam nukleat patogen, skrining penyakit genetik, dan analisis penanda tumor.
  4. Eksperimen pengajaran: pengajaran eksperimen biologi molekuler dan elektroforesis di perguruan tinggi dan lembaga penelitian.
  5. Pengembangan biopharmaceutical dan penelitian: validasi target obat, analisis ekspresi protein, dan pengendalian kualitas.
  6. Ilmu lingkungan dan keamanan pangan: deteksi tanaman transgenik, analisis mikroba lingkungan.
Parameter Teknis
Transiluminator cahaya biru untuk pengamatan band DNA
Model E11
Area transmisi 200x150mm
Panjang gelombang sumber cahaya 470 nm
Daya masukan 12 Vdc, 5 A, adaptor daya
Dimensi 310x180x50mm
Berat 1,5 kg